Mesin mobil itu ibarat jantung. Kalau kondisinya sehat, perjalanan sejauh apa pun terasa tenang.
Tapi kalau mulai bermasalah? Baru nyala saja sudah bikin was-was. Iya, kan?
Menariknya, umur mesin mobil justru lebih banyak dipengaruhi oleh kebiasaan pemiliknya.
Banyak mesin mobil yang bisa bertahan ratusan ribu kilometer bukan karena “mesinnya bandel”, tapi karena dirawat dengan cara yang benar. Bahkan sering kali, caranya itu terlihat sederhana.
Nah, berikut ini 5 hal simpel yang sering diremehkan, tapi sangat berpengaruh dalam memperpanjang umur mesin mobil.
Percaya, deh, ini bukan teori bengkel doang. Catat, ya!
1. Rutin Ganti Oli Tepat Waktu, Jangan Nunggu Mesin Kasar
Terdengar klise, sih. Namun faktanya masih banyak yang menunda ganti oli dengan alasan, “Masih enak kok dipakainya.”
Masalahnya, oli itu bukan cuma pelumas. Fungsinya juga sebagai pendingin mesin, pembersih kotoran, sekaligus pelindung dari gesekan berlebih.
Kalau oli sudah terlalu lama dipakai, kemampuannya akan menurun. Akibatnya, gesekan antar komponen mesin meningkat dan aus lebih cepat.
Mesin mungkin masih hidup, tapi perlahan “lelah”.
Ada baiknya ikuti interval ganti oli sesuai rekomendasi. Kemudian yang penting, gunakan oli yang sesuai spesifikasi mesin. Jangan asal pilih karena murah.
Ganti oli rutin itu jauh lebih murah daripada turun mesin, lho. Sepakat?
2. Panaskan Mesin Secukupnya, Jangan Terlalu Lama atau Terlalu Singkat
Banyak perdebatan soal ini. Ada yang panaskan lama, ada yang langsung tancap gas. Mana yang benar?
Jawabannya kita ambil tengah, panaskan secukupnya saja.
Untuk mobil modern, memanaskan mesin 30–60 detik sudah cukup agar oli bersirkulasi dengan baik. Setelah itu, gunakan mobil dengan kecepatan normal di awal, jangan langsung dipaksa.
Mesin yang sering dipacu saat masih “dingin” akan mengalami keausan lebih cepat.
Jadi, santai sedikit di awal perjalanan, mesin kamu bakal berterima kasih.
3. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai, Jangan Cuma Ikut-ikutan
Kadang ada yang berpikir, “Ah, pakai BBM apa saja sama.” Padahal, setiap mesin punya kebutuhan berbeda.
Kalau mesin dirancang untuk oktan tertentu tapi kamu isi di bawah rekomendasi, maka pembakaran jadi tidak sempurna. Mesin pun terasa berat dan dalam jangka panjang, komponen internal bisa rusak.
Sebaliknya, pakai oktan terlalu tinggi juga tidak selalu memberi manfaat kalau mesinnya tidak membutuhkannya.
Intinya sederhana, gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan, bukan sekadar ikut tren.
Mesin lebih awet, performa stabil, dan konsumsi BBM pun lebih efisien. Win-win, kan?
4. Jangan Biasakan Mengemudi Agresif, Mesin Juga Punya Batas
Mesin mobil memang dibuat kuat, tapi bukan berarti bisa diperlakukan sembarangan.
Kebiasaan seperti sering injak gas mendadak, pasang RPM tinggi terus-menerus, sampai sering stop-and-go ekstrem akan mempercepat keausan mesin.
Terutama untuk mobil yang sering dipakai harian di kota.
Mengemudi dengan halus bukan berarti lambat, kok.
Justru dengan gaya berkendara yang lebih smooth, beban kerja mesin jadi lebih ringan dan stabil.
Dalam jangka panjang, umur mesin bisa jauh lebih panjang. Percaya, deh!
5. Jangan Abaikan Tanda-Tanda Kecil dari Mesin
Mesin mobil itu pintar “ngasih sinyal”. Masalahnya, kita sering pura-pura tidak dengar.
Ada beberapa tanda yang sering diabaikan, di antaranya:
- Suara mesin berubah
- Getarannya tidak biasa
- Asap knalpot berbeda
- Indikator mesin menyala
Kalau tanda-tanda ini langsung dicek, biasanya masalahnya masih ringan. Tapi kalau dibiarkan? Bisa menjalar ke mana-mana.
Ingat, kerusakan besar hampir selalu diawali masalah kecil.
Jadi, jangan menunda cuma karena mobil masih bisa jalan.
Mesin Awet Itu Soal Kebiasaan, Bukan Keberuntungan
Banyak mobil usia di atas 10 bahkan 15 tahun yang mesinnya masih sehat. Rahasianya bukan karena menang hoki. Tetapi memang kebiasaan pemiliknya yang konsisten dan peduli.
Merawat mesin itu juga nggak harus ribet atau mahal. Justru hal-hal sederhana yang dilakukan rutin sering memberi dampak paling besar.
Kalau kamu ingin terus belajar soal perawatan mobil, tips otomotif, hingga insight berkendara yang relevan untuk penggunaan sehari-hari, jangan lupa mampir ke carsconnectja.com.
Banyak artikel praktis yang bisa bantu kamu merawat mobil dengan lebih cerdas dan tenang.
Mesin sehat, perjalanan pun lebih nikmat. Setuju, kan?


